Home / Konsultan Feasibility Study / KONSULTAN FEASIBILITY STUDY

KONSULTAN FEASIBILITY STUDY

Konsultan studi kelayakan

fs-9

Sebuah proses bisnis pasti melibatkan banyak pihak yang memiliki berbagai kepentingan yang berbeda, seperti para investor selaku pemrakarsa, bank selaku pemberi kredit, dan pemerintah yang memberikan fasilitas tata peraturan hukum dan perundang-undangan. Investor berkepentingan untuk mengetahui tingkat keuntungan dari investasi, bank berkepentingan untuk mengetahui tingkat keamanan kredit yang diberikan dan kelancaran pengembaliannya, pemerintah lebih menitik-beratkan manfaat dari investasi tersebut secara makro baik bagi perekonomian, pemerataan kesempatan kerja, social budaya serta legalitas lainnya dan lain-lain.

Etika dalam Studi Kelayakan Bisnis

Aspek moral dan etika dalam bisnis, khususnya dalam studi kelayakan bisnis (SKB) menjadi hal yang penting. Perilaku etis mengacu pada norma-norma atau standar-standar moral pribadi dalam hubungannya dengan orang lain agar dapat terjamin tidak seorangpun yang akan dirugikan.

1. Etika peneliti pada responden
Dalam pengumpulan data dari para responden, perlu diingat hak atas kebebasan pribadi sehingga responden tidak akan dirugikan baik secara fisik maupun mental.

2. Etika peneliti pada klien
Dalam suatu studi kelayakan bisnis pertimbangan-pertimabangan etis terhadap klien perlu diperhatikan. Karena klien mempunyai hak atas penelitian yang dilakukan secara etis dan jujur.

3. Etika peneliti pada asisten
Peneliti biasanya memiliki seorang asisten peneliti, seorang peneliti tidaklah etis jika menugaskan seorang asisten melakukan suatu wawancara yang penting untuk mendpatkan hasil atau info penting yang sangat menentukan hasil Stusi kelayakan akhir.

4. Etika klien
Sering terjadi peneliti kelayakan bisnis diminta oleh kliennya untuk mengubah data, mengartikan data dari segi yang menguntungkan atau menghilangkan bagian-bagian dari hasil analisis yang dianggap merugikan, kalau peneliti menuruti keinginan tersebut bisa jadi profesi peneliti akan hancur. Atau hasil dari studi kelayakan dibagikan oleh sipeneliti kepada pihak ke 3 yang menguntungkan kepada sipeneliti itu sendiri dan lainnya.

fs HARUS DI LAKUKAN DENGAN BAIK DAN BENAR
fs HARUS DI LAKUKAN DENGAN BAIK DAN BENAR

Manfaat konsultan feasibility study

Berikut beberapa mamfaat yang dapt di peroleh dari studi kelayakan:

1. Pihak Investor
Sebelum menanamkan modalnya di perusahaan yang akan dijalankan investor akan mempelajari laporan studi kelayakan bisnis yang telah dibuat, karena investor memiliki kepentingan langsung tentang keuntungan yang akan diperoleh dan jaminan modal yang akan ditanamkan. So…..maka dari itu investor harus di berikan data yang lengkap dan real.
2. Pihak Kreditor
Sebelum memberikan kredit pihak bank perlu mengkaji studi kelayakan bisnis dan mempertimbangkan keuntungan dan tersedianya agunan yang dimilliki. Dan tingkat kemampuan client dalam mengembalikan sejumlah biaya yang telah diberikan.

3. Pihak Manajemen Perusahaan
Manajemen perusahaan juga memerlukan studi kelayakan bisnis untuk mengetahui ketercukupan dana yang dibutuhkan, berapa yang dialokasikan dari modal sendiri, rencana pendanaan dari investor dan kreditor setelah mendapatkan data hasil FS (Feasibility study)
4. Pihak Pemerintah dan Masyarakat
Perusahaan harus memperhatikan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah agar dapat diprioritaskan untuk dibantu oleh pemerintah. Misalnya masalah perizinan dan lain-lainnya.
5. Bagi Tujuan Pembangunan Ekonomi
Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan didapat dan biaya yang ditimbulkan proyek terhadap perekonomian nasional, masyarakat sekitarnya karena sedapat mungkin proyek dibuat demi tercapainya tujuan-tujuan nasional tetapi bukan juga merugikan masyarakat serta lingkungan sekitarnya.

Ruang Lingkup Pekerjaan konsultansi studi kelayakan:

Aspek yang dianalisa
a) Aspek pasar
i. Market Profile, Analisa Peluang Pasar (supply and demand)
ii. Marketing Strategy dan Marketing Plan

b) Analisis Teknis Produksi dan Teknologi
i. Lokasi dan Aksesibilitas
ii. Strategi dan Sistem Produksi
iii. Teknologi dan Proses Produksi
iv. Fasilitas dan Utilitas Produksi
v. Production Planning

C). Analisis Environmental
D). Analisis Legal
i. Bentuk badan hukum dan kepemilikan
i. Perizinan, kontrak, patent, dan lainnya
E). Aspek manajemen-organisasi dan SDM
i. Perencanaan masa pembangunan proyek bisnis
ii. Perencanaan masa komersial usaha

F). Analisis Keuangan
i. Total Project Cost, Project Cost Analysis, Revenue Analysis
ii. Proyeksi Laba Rugi, Cash Flow dan Balance Sheet
iii. Analisis lnvestasi; NPV,IRR, PP, B/C Ratio, Cash Flow and Net Profit Analysis
iv. Break Even Point (BEP) Analysis
v. Sensitivity Analysis, Financial Ratio Analysis

G). Manajemen dan Mitigasi Resiko
i. Analisa Resiko Kebijakan resiko yang dikembangkan dan penanggulangannya
H). Kesimpulan dan Saran
i. Terkait analisa aspek, prospek bisnis, dan lainnya
ii. Terkait kelayakan feasible dan bankable
iii. Terkait investasi dan resiko

Dokumen perusahaan apa saja yang dibutuhkan dalam penyusunan studi kelayakan ini? klik disini.

Untuk detail informasinya silahkan menghubungi kami konsultan studi kelayakan juga konsultan FS untuk seluruh Indonesia.

PT. David Bangun Sejahtera
DP Konsultan
www.dpkonsultan.com
Telp : 021 92795135
Mobile : 081380163185 I 087884302987

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JAWABLAH PERTANYAAN DI BAWAH INI DENGAN BENAR * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.