Home / Agriculture Certification / JASA KONSULTAN ISPO

JASA KONSULTAN ISPO

Konsultan ISPO Perkebunan kelapa sawit

ISPO sertifikasi indonesia

Konsultan ISPO sertifikasi indonesia

ISPO-Indonesia Sustainable Palm oil System

Indonesian Sustainable Palm Oil System adalah suatu kebijakan yang diambil oleh Pemerintah  Republik Indonesia dalam hal ini Kementrian Pertanian dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar dunia dan ikut berpartisipasi dalam rangka memenuhi komitmen Presiden Republik Indonesia untuk mengurangi  efek gas rumah  kaca (ISO 50001) serta memberi perhatian terhadap masalah lingkungan ( ISO 14001) .

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No 19/ Permentan/ OT 140/ 3/ 2011 Tahun 2011 mengenai Persyaratan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan atau Indonesian Sustainable Palm Oil ( ISPO) , maka mulai tahun 2014 semua perusahaan perkebunan kelapa sawit diwajibkan untuk memiliki sertifikasi jasa ISPO. Untuk itu kami sebagai lembaga konsultan ISPO meyediakan konsultasi penyusunan dokumen, training, imflementasi, internal audit, koreksi, tinjauan manajemen, pre assesment sampai kepada pendampingan ketika proses audit sertifikasi dilakukan. dengan tujuan akhirnya adalah  perkebunan kelapa sawit bisa mendapatkan penilaian sesuai dengan standarisasi ISPO serta dinyatakan LULUS. Pemerintah pun akan melarang ekspor produk minyak sawit mentah (CPO) sebuah jika perusahaan tidak mengantongi sertifikat ISPO mulai tahun 2014.

Prinsip ISPO

Beberapa hal yang diterapkan dalam pembukaan lahan kelapa sawit baru sesuai prinsip ISPO yaitu:

  1. Tersedia SOP/ Instruksi atau prosedur teknis pembukaan lahan baru kelapa sawit.
  2. Pembukaan lahan dilakukan tanpa bakar dan memperhatikan konservasi lahan.
  3. Sebelum pembukaan lahan dilakukan, pelaku usaha wajib melakukan studi kelayakan dan AMDAL.
  4. Tersedianya rencana kerja tahunan (RKT) pembukaan lahan baru.
  5. Kegiatan pembukaan secara terdokumentasi (dan pernyataan pelaku usaha bahwa pembukaan lahan dilakukan tanpa bahan bakar.)
  6. Lahan tidak dapat ditanami dengan kemiringan < 30%, lahan gambut dengan kedalaman < 3 meter dan hamparan lebih dari 70%; lahan adat, sumber air, situs sejarah dan sebagainya tetap dijaga kelestariaanya.
  7. Untuk pembukaan lahan gambut hanya dilakukan pada lahan kawasan budidaya dengan ketebalan gambut 3 meter, kematangan saprik (matang) dan hemik (setengah matang) dan di bawah gambut bukan merupakan lapisan pasir kuarsa atau lapisan tanah sulfat asam serta mengatur drainase untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
  8. Khusus untuk lahan gambut harus dibangun sistem tata air (water management) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  9. Pembuatan sarana jalan, terasering, rorak, penanaman tanaman penutup tanah dalam rangka konservasi lahan.
  10. Dan lain-lain

 Jasa sertifikasi ISPO

Untuk lebih detail tentang Jasa konsultan ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil System) perkebunan kelapa sawit di Indonesia, silahkan menghubungi konsultan ISPO perkebunan kelapa sawit di :

DP Konsultan

STC Senayan, Lt 4 Ruang 31-34

Jl. Asia afrika-Gelora Senayan-Jakarta Pusat 10270

087884302987 I 021.9279 5135 I 081212 814843

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JAWABLAH PERTANYAAN DI BAWAH INI DENGAN BENAR * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.